Minggu, 22 Juli 2018

Torch Relay “Pawai Obor” Asian Games 2018 Di Lombok Bersama Wisata Lombok Tour & Travel









Dimulainya Torch Relay Asian Games 2018 disambut meriah oleh seluruh masyarakat Indonesia. Kota-kota dari berbagai provinsi yang akan disinggahi pun bersiap menyambutnya. Begitu juga Kota Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat yang akan disinggahi obor Asian Games, 24-25 Juli 2018.
Persiapan matang Kota Mataram dalam menyambut pawai Obor Asian Games 2018 bukan tanpa alasan. Menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya, pawai Obor Asian Games 2018 menjadi momentum strategis mempromosi pariwisata kota yang dilaluinya, terlebih pariwisata di Lombok yang sedang berkembang dengan pesat.

"Ini momen besar. Momen kebanggaan kita. Mata dunia saat ini tertuju pada Indonesia. Momentum ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mempromosikan potensi pariwisata kita. Ini harus dimaksimalkan," ujar Menpar Arief Yahya, Jumat (20/7/2018).
Menurutnya, Kota Mataram memiliki segudang potensi pariwisata. Mataram menawarkan berbagai destinasi dan atraksi pariwisata. Arief mengatakan Mataram merupakan paket lengkap pariwisata Indonesia.
"Sebagai ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Mataram memiliki adat istiadat serta budaya yang menarik. Perpaduan Adat Sasak dan Adat Bali cukup mewarnai masyarakat di kota ini. Begitu juga destinasinya. Mataram menawarkan berbagai destinasi yang wajib untuk di jelajahi. Semua itu tentunya akan terpapar jelas ketika pawai Obor Asian Games tiba di Mataram," kata Arief Yahya.
Berikut 12  Destinasi di Kota Mataram & Lombok pada umumnya versi @www.wisatalombokyes.com yang dapat disambangi ketika obor Asian Games 2018 tiba.
1.      Masjid Islamic Centre
Masjid Islamic Center, sebuah masjid termegah dan terbesar di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Masjid ini memiliki menara yang dinamakan "Menara 99" yang bermakna 99 Nama Allah SWT (Refleksi dari Asmaul Husna) dengan ketinggian 114 Meter yang bermakna jumlah surat dalam kitab suci Al-Qur’an. Keunikan lain yang dimiliki Masjid Islamic Center ini adalah kubahnya yang dihiasai oleh motif #BatikSasambo (singkatan dari 3 nama suku yang ada di NTB yaitu Sasak, Samawa dan Mbojo).

2. Pura Meru
Keindahan Pura bukan hanya bisa dijumpai di Bali saja. Jika wisatawan sedang berada di Kota  Mataram, wisatawan wajib berkunjung ke Pura Meru, Pura Hindu terbesar di pulau Lombok. Pura ini menjadi saksi sejarah bahwa agama Hindu juga pernah menyebar di Lombok yang memang berbatasan dengan Bali. Pura Meru dibangun oleh Anak Agung Ngurah Karangasem pada tahun 1720 dan lokasinya berada di pusat bisnis kecamatan Cakranegara.
Pura Meru dibangun dengan perpaduan antara seni arsitektur Jawa Kuno dan Lombok sehingga menghadirkan bangunan yang rapi dan indah dipandang. Keunikan dari pura ini terletak pada atapnya yang bertingkat. Salah satu Pura bahkan memiliki 11 tingkat yang melambangkan Pura Shiwa. Tidak jauh dari Pura terdapat Pasar Cakranegara yang bisa wisatawan  kunjungi untuk berburu Oleh-oleh khas Lombok. Hingga saat ini Pura Meru masih aktif digunakan sebagai tempat beribadah bagi warga beragama Hindu yang ada di Lombok.

3. Taman Air Mayura
Meski Lombok secara kultur jauh berbeda dengan Bali, namun nuansa Hindu masih sedikit dirasakan di kota Mataram. Suasana Hindu tersebut bisa wisatawan rasakan saat berkunjung ke Taman Wisata Pura Taman Air Mayura yang terletak di Kecamatan Cakranegara, Mataram. Taman ini menjadi saksi bisu sejarah kerajaan Lombok Nusa Tenggara yang dibangun oleh Anak Agung Ngurah Karangasem pada tahun 1744.
Nama Mayura sendiri diambil dari bahasa Sansekerta yang mempunyai arti Burung Merak. Menurut sejarah saat dibangun, taman ini dipenuhi banyak ular sehingga didatangkanlah banyak Burung Merak untuk mengusir ular supaya warga bisa berdoa dengan khusuk  di sana. Area taman Mayura dibagi menjadi dua yakni area Taman Air dan Area Pura. Wisatawan  yang datang ke Taman Air Mayura ini akan disuguhi dengan pemandangan asri plus udara yang sejuk, dijamin betah rekreasi seharian di tempat ini.

4. Museum Negeri Nusa Tenggara Barat
Tak lengkap rasanya jika berlibur ke Mataram tanpa mengunjungi Museum Negeri Nusa Tenggara Barat. Museum ini menyimpan banyak sekali benda-benda bersejarah, khususnya bagi perkembangan Kota Mataram. Lokasinya berada di Jalan Panji Tilar Negara Tanjung Karang, Kecamatan Ampenan dan diresmikan 23 Januari 1982 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan saat itu, Dr. Daoed Joesoef.
Museum Negeri Nusa Tenggara Barat diklaim sebagai museum terlengkap yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Beberapa koleksi yang bisa wisatawan jumpai di dalam museum antara lain keris bergagang emas, ribuan naskah kuno yang ditulis pada daun lontar, jenis-jenis mata uang kuno, kerajinan suku Sasak dan tak ketinggalan adanya buaya muara sepanjang 4 meter yang diawetkan.
5. Pantai Ampenan
Pemandangannya memang tidak se-eksotis panorama pantai di Gili Trawangan dan lainnya, tapi nuansa yang ditawarkan Pantai Ampenan tidak kalah asyiknya. Banyak spot asyik untuk menikmati nuansa pantai yang asyik, terutama di sore hari saat sunset. Ada juga spot selfie, yang dijamin akan membuatmu betah menghabiskan sore di pantai ini sambil menikmati berbagai macam kuliner yang tersedia di sepanjang bibir pantai Ampenan.

6. Pura Lingsar
Sebuah Pura yang terletak di kawasan Lombok Barat adalah Pura Lingsar. Di Pura lingsar ini wisatawan bisa melihat ritual keagamaan yang unik, karena ada acara adat yang setahun sekali setahun bisa dilakukan oleh umat hindu dan islam yaitu #lebaranketupat (PerangKetupat) yang melambangkan keharmonisan antara umat beragama di Lombok. Selain itu, Wisatawan juga harus menjelajahi kemegahan Pura ini, Selain Pura Gaduh dan Kemaliq, di Pura Lingsar Mataram terdapat kolam yang dibangun untuk menghormati Dewa Whisnu dengan luas 6.230 meter persegi. Kolam bernama Telaga Ageng ini dihuni ikan yang jika tidak dipanggil keluar tidak akan menampakkan diri.
Di dasar kolam wisatawan akan melihat banyak uang koin yang berserakan. Uang-uang tersebut dilempar oleh pengunjung. Konon katanya setiap orang yang melempar koin ke dalam kolam akan mendapatkan kemudahan rezeki dan bisa tercapai keinginan yang dia do’akan ketika melempar koin tersebut.
7. Pura Batu Bolong
Pura Batu Bolong merupakan sebuah Pura kecil yang terletak di area Pantai Sengigi. Di Pura Batu Bolong wisatawan tidak hanya bisa beribadah, namun juga bisa menyalurkan hoby fotografi. Maklum pura ini sangat indah dikunjungi pada saat sunset. Saat matahari melebur dengan alam, laut yang disapuh warna matahari keemasan, siapkan kamera Anda untuk mengabadikan momen berharga ini.
Saat malam tiba, Bintang-bintang memayungi Pura Batu Bolong dan deburan ombak Pantai Senggigi semakin keras terdengar. Kawasan Pura Batu Bolong ini cukup ramai dikunjungi Banyak pedagang souvenir, makanan dan minuman yang siap menjamu wisatawan kala lapar dan haus datang.
8. Makam Loang Baloq
Makam Loang Baloq adalah sebuah  makam keramat di kota Mataram yang dijadikan sebagai tempat Wisata Religi. Makam  ini merupakan kompleks pemakaman di mana ada 3 makam yang dikeramatkan oleh warga yang masing-masing dipercaya sebagai makam ulama besar dari Jazirah Arab Maulana Syech Gaus Abdurrazak, makam anak yatim dan makam Datuk Laut.
Makam ini memang sengaja dirawat sebagai upaya mengenang jasa Maulana Syech Gaus Adurrazak yang diyakini sebagai salah satu tokoh penyebaran agama Islam di Lombok. Kawasan Makam Loang Baloq berada tepat di pinggir pantai Tanjung Karang dan hanya terpisah oleh jalan raya saja. Rwisatawan yang berkunjung ke #MakamLoangBaloq bisa sekalian bermain ke pantai yang identik dengan deretan pohon kelapa ini.

9. Pantai Kuta
Pantai Kuta terletak di Kabupaten Lombok Tengah yang tak jauh dari Bandara Internasional Lombok (BIL) . Pantai Kuta ini memiliki ciri khas pasir pantai yang berbentuk seperti merica dan pasir serta tentu saja, air lautnya yang masih jernih serta bibir pantai yang luas dan nyaman untuk menikmati suasana pantai dengan angin sepoi-sepoi.
Selain itu, adanya barisan bukit di sekitar pantai menambah indah pemandangannya. Ombak yang besar membuat tempat ini menjadi surga para peselancar. Tak sedikit para wisatawan mancanegara yang datang ke tempat ini untuk sekedar meliuk-liuk di tengah besarnya ombak panati Kuta yang sekarang menjadi bagian dari #kawasanekonomikhususmandalika.
10. Pantai & Bukit Merese
            Bukit Merese adalah salah satu bukit yang ada di bibir pantai Merese, oleh sebab itu namanya Pantai dan Bukit Merese. Tempat ini adalah tempat yang paling keren dibarisan pantai selatan pulau lombok, karena pemandangan yang sangat menakjubkan yang bisa wisatawan lihat di hampir seluruh area tempat ini.
            Di tempat ini, wisatawan akan menemukan 2 view yang berbeda, yaitu suasana bukit yang sedang hijau dan suasana bukit yang sedang kering. Selain itu wisatawan akan melihat puluhan ekor kerbau dan satu satunya pohon #pohongalau di sisi kanan dari #bukitmerese ini.
11. Desa Sasak Ende
            Sebagai salah satu daerah wisata yang bisa dibilang paket lengkap. Lombok juga menawarkan wisata budaya yaitu #desasasakende. Desa ini merupakan desa masyarakat sasak (nama suku masyarakat lombok) yang masih menjaga keaslian dari suku sasak dalam menjalani kehidupannya sehari-hari, baik dari budaya, kepercayaan dan juga jenis dari bangunan yang mereka tempati.
            Di Desa Sasak Ende ini, wisatawan juga bisa melihat beberapa astraksi wisata seperti #tariperesean dan music genggong yang sengaja diperagakan untuk mengenalkan salah satu budaya yang ada di lombok.
12. Desa Sukarara
            #desasukarara adalah salah satu desa wisata yang menjadi pusat pembuatan tenun secara tradisional yang ada di lombok. Di Desa Sukarara ini, wisatawan bisa belajar membuat kain tenun dengan cara tradisional dan mencoba pakaian dari masyarakat #SukuSasak “jadi orang lombok sesaat, ceritanya” untuk mengabadikan moment.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pariwisata Lombok Setelah Gempa-Bumi

Lombok adalah salah satu pulau yang penuh dengan jutaan keindahan yang ada di bumi ini. Pulau-pulau kecil (Gili) , Pantai , Gunung, Buki...