Rabu, 18 Oktober 2017

Desa Wisata Pulau Lombok

Desa Wisata Pulau Lombok
Pulau Lombok adalah salah satu bongkahan Surga yang diturunkan Tuhan di Bumi ini. Bentangan Pantai yang membiru, hamparan Hutan yang hijau, Tingginya Gunung yang indah, derasnya Air Terjun dan Ecotixnya Pulau-pulau kecil serta Keanekaragamannya menjadi bukti pantasnya kita mengatakan Lombok sebagai salah satu bongkahan Surga. Selain beberapa alasan diatas, keramahan masyarakat Lombok menjadi nilai yang tidak bisa dilupakan, terutama masyarakat Desa yang masih setia dengan Adat para pendahulunya.
Berikut beberapa Desa yang ada di Lombok yang biasa dikunjungi oleh oleh wisatawan yang dating ke Lombok dengan ciri atau special thing yang dimiliki, antara lain:
1. Desa ENDE
Ende adalah sebuah Dusun yang ada dusun di Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Ende merupakan dusun yang masih bersifat tradisional yang dimana Penduduk dusun ini menjalani aktivitas sehari-hari dengan memegang teguh tradisi yang masih mengakar dari para leluhurnya dan Agama Islam yang menjadi agama mayoritas Dusun Ende juga tak membuat tradisi yang telah berumur ratusan tahun ini menjadi longgar. Dusun Ende memiliki luas sekitar 1 hektare. Di tanah seluas itu Wisatawan bisa melihat rumah yang beratapkan alang-alang yang menjadi ciri Khas Suku Sasak, Atap rumah yang dibuat miring dan Pintu yang ukurannya pendek memang disengaja agar para Wisatawan yang mengunjungi rumah harus menundukkan kepala sebagai penghormatan kepada sang pemilik rumah.
Berbicara tentang Suku Sasak dan Dusun Ende, makan tentu akan berbicara tentang Tradisi Unik yang dimiliki Suku Sasak, yaitu kawin lari. Dalam tradisi ini, pihak pria membawa lari wanita yang disukainya. Ini dilakukan tanpa diketahui oleh orangtua si wanita, wanita yang dibawa lari tidak boleh digauli oleh laki-laki sebelum proses Akad Nikah dan wanita yang dibawa lari harus dibawa ke rumah keluarga dari si laki-laki. Setelah 1x 24 jam maka akan ada utusan dari pihak laki-laki menuju pihak perempuan untuk memberitahukan kalua anak wanitanya akan dinikahkan dan membicarakan semua hal yang berkaitan dengan pernikahan (Negosiasi). Setelah semua disetujui pernikahanpun akan dilakukan sesuai ajaran islam pada umumnya. Selain Tradisi yang unik, Pernikahan di Dusun Ende biasanya dilakukan di seputar lingkungan dusun. Perkawinan antar sepupu atau saudara masih sering terjadi. Jika ada seseorang yang ingin menikah dengan pihak luar dusun, orang tersebut diharuskan membayar denda yang nilainya cukup besar untuk kalangan masyarakat dusun.
Selain tentang Tradisi Penikahan yang unik, di Dusun Ende juga masyarakat masih menggunakan kotoran kerbau untuk membersihkan lantai rumahnya dalam kurun waktu yang ditentukan. Dan yang terakhir yang special dari Dusun Ende adalah wisatawan bisa melihat Atraksi Tari Peresean lengkap dengan Musiknya.
2. Desa Tenun Sukarara
Desa Sukarara merupakan salah Desa Wisata yang ada di Lombok, selain Desa Ende dan Desa Banyumulek. Sukarara terletak di Kabupaten Lombok Tengah Kecamatan Jonggat, Lombok. Kurang lebih 20 menit dari Bandara Internasional Lombok.
Sukarara adalah sebuah desa yang terkenal dengan kerajinan Tenun Tradisional atau Songket. Desa Sukarara adalah sebuah desa kecil tetapi memiliki pemandangan yang begitu indah. Sebagian besar perempuan yang tinggal di desa ini bekerja sebagai penenun, bahkan sejak dari anak – anak, para orang tua sudah mengajarkan atau mewariskan kerajinan tenunnya kepada anak perempuannya sehingga kerajinan tenun masih tetap ada hingga sekarang. Desa Sukarare terbagi menjadi beberapa dusun, yaitu Dusun Belong Lauk dan Dusun Belong Daye. Uniknya, di setiap desa tersebut, para kaum perempuannya di wajibkan untuk bisa menenun, atau dalam bahasa Sasak disebut Nyesek. Kemahiran dalam menenun ini wajib karena dijadikan syarat pernikahan atau dalam kata lain Perempuan dari desa Sukarara yang tidak bisa Nyesek maka tidak bisa menikah.
Hasil tenunan khas Sukarara adalah Sarung Songket. Biasanya sarung tersebut digunakan pada saat upacara adat, seperti Pesat Besar atau Begawe Beleq.  Di sepanjang jalan desa ini banyak toko-toko yang menjual tenunan sekaligus memperlihatkan proses pembuatannya yang biasanya diperagakan oleh para wanita desa berpakaian khas lambung. Ciri khas tenunan dari desa Sukarara ini adalah tenunan memakai benang emas yang sering di sebut Kain Songket. Kain songket merupakan kain tenunan yang dibuat dengan teknik menambah benang pakan, hiasan dibuat dengan menyisipkan benang perak, emas atau benang warna di atas benang lungsi, terkadang juga ada yang dihiasi dengan manik-manik, kerang atau uang logam.
Saat ini pusat pengerajin kain songket adalah desa Sukarara, disinilah jika ingin membeli kain tenun tradisional khas Lombok, serta melihat bagaimana para penenun melakukan pekerjaannya. Desa ini sangat menarik untuk dikunjungi karena kegiatan sehari-hari masyarakat di desa ini telah menenun.
3. Desa Banyumulek
Banyumulek ialah salah satu Desa Wisata di Pulau Lombok yang terletak di Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat, yang berjarak sekitar 14 kilometer jika ditempuh dari Kota Mataram. Banyumulek merupakan destinasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawan terutama bagi wisatawan yang memiliki ketertarikan dengan budaya setempat. Sebagian besar penduduk di desa ini, yaitu sekitar 80% bermata pencaharian sebagai Pengrajin Gerabah. Oleh karena itu, di desa ini banyak terlahir tangan – tangan terampil dan cekatan pembuat gerabah berkualitas export.
Awalnya jenis Gerabah ataupun Keramik yang dihasilkan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, misalnya gentong yang berfungsi sebagai tempat air, kendi yang berfungsi sebagai tempat minum, tong sampah yang berfungsi untuk tempat pembuangan sampah, dan lain-lain. Namun seiring jalannya waktu serta berkembangnya pariwisata di Pulau Lombok, terjadi pergeseran nilai yang lebih mengarah ke elemen dekorasi, dalam artian gerabah yang dihasilkan digunakan untuk dekorasi, misalnya penghias taman atau ruangan hotel ataupun rumah. Menariknya lagi di desa wisata ini, Kita bisa melihat secara langsung pembuatan gerabah ini, mulai dari permulaan pembuatan tanah liat dicampur dengan air, kemudian menginjak materi yang sudah tercampur, kemudian adonan tersebut di bentuk dan membakarnya diatas jerami.
Itulah beberapa Desa Wisata yang bisa dikunjungi jika datang ke Lombok. Jika anda tertarik untuk melihat dan merasakan langsung suasana di Desa-Desa Wisata tersebut bisa menghubungi kami Jurjani Lombok Tourism Information  Kerja Sama dengan Wisata Lombok Tour & Travel  (Dong Ayok Liburan Di Lombok).

Contact Person:
 Website: https://wisatalomboktourandtravel.com 
Telp/WA: 082340971359
Ig:jurjaniwisatalombok

Reference:
http://lombokbulanmadu.com/desa-penghasil-kain-khas-lombok-sukarare-lombok-tengah.html diakses 20 Oktober 2017
http://lombokinformationcenter.blogspot.co.id/2013/05/desa-banyumulek.html?m=1 diakses 20 Oktober 2017
https://www.indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/melihat-dari-dekat-suku-sasak-di-dusun-ende diakses 20 Oktober 2017


Pura Batu Bolong

PURA BATU BOLONG
Pura Batu Bolong merupakan sebuah Pura kecil yang terdapat di daerah Senggigi, Lombok. Seperti halnya Pura-Pura yang yang ada di pulau Lombok Dan Bali, pura ini juga mengharuskan pengunjung untuk menggunakan kain berwarna kuning di pinggang selama berada di dalam area Pura, juga menjaga kesopanan karena sejatinya Pura merupakan tempat Ibadah keagamaan. Selain itu terdapat peraturan bahwa wanita yang sedang berhalangan dilarang memasuki area Pura.
Nama Pura Batu Bolong itu sendiri sesuai dengan sebuh batu besar dengan lubang di tengahnya yang terdapat di pura tersebut. Salah satu Pura yang terdapat di dalam area Pura Batu Bolong bernama pura Ratu Gede Mas Mecaling, letaknya di depan, dekat dengan pintu masuk pura.
Dari Pura kita bisa melihat pemandangan Pantai Senggigi yang indah, di waktu-waktu tertentu kita bisa melihat Pemancing-Pemancing Tradisional yang sedang mencari ikan dengan cara menceburkan diri ke dalam laut. Melihat matahari terbenam (Sunset) merupakan momen yang selalu ditunggu-tunggu wisatawan di sepanjang pesisir pantai barat Pulau Lombok. Banyak tempat untuk melihat sunset dengan latar belakang Gunung Agung di Pulau Bali, salah satunya sari Pura ini.
Sejarah keberadaan Pura Batu Bolong tak lepas dari perjalanan seorang pendeta Hindu dari Jawa Timur, Dang Hyang Dwijendra ke Pulau Lombok yang melakukan perjalanan dari Jawa dan Bali. Beliau kerap berpindah-pindah tempat. Selain mengelilingi pantai selatan Pulau Bali, beliau melanjutkan perjalanan spiritual ke kawasan Bali Utara. Seperti Pura Pulaki hingga ke Pura Ponjok Batu, sebelum melanjutkan perjalanan menyeberang ke Pulau Lombok. Di tempat terakhir inilah Dang Hyang Dwijendra disebutkan sempat menolong beberapa orang bendega atau nelayan perahu yang karam dekat Ponjok Batu. Para bendega asal Lombok yang diselamatkan beliau itu konon turut mengantarkan Dang Hyang Dwijendra yang juga disebut dengan nama Ida Peranda Sakti Wawu Rauh sampai ke Lombok dan menjejakkan kaki di Batu Bolong.
Dengan latar sejarah ini, banyak orang yang mengatakan Pura Batu Bolong mengingatkan wisatawan akan keberadaan Pura Tanah Lot di Tabanan, Bali, yang sama-sama berada di pinggir pantai. Hanya saja Pura Batu Bolong dengan pasir hitamnya memiliki lubang atau bolong di tengahnya sehingga dinamakan batu bolong.

Bagi umat Hindu, Pura Batu Bolong yang berhadapan dengan Selat Lombok dan Gunung Agung di Bali ini memiliki atmosfer spiritual yang mampu memberikan kedamaian dan ketenangan bagi para umat yang bersembahyang di Pura ini, sehingga setiap ada hari-hari besar Umat Hindu Pura ini selalu Ramai dengan Umat Hindu yang melakukan Sembahyang atau Ritual kepercayaannya.
Untuk bisa sampai ke Pura Batu Bolong, Wisatawan bisa menggunakan transportasi dalam semua jenis karena aksesnya mudah dan bagus dengan memakan waktu dari pusat kota mataram ± 20 Menit dan ± 1 Jam dari Bandara Internasional Lombok. Wisatawan juga bisa menghubungi kami Jurjani Lombok Tourism Information  Kerja Sama dengan Wisata Lombok Tour & Travel  (Dong Ayok Liburan Di Lombok) jika ingin melakukan kunjungan ke Pura Batu Bolong dan Destinasi lain yang ada di Lombok.

Contact Person:

Website: https://wisatalomboktourandtravel.com 
Telp/WA: 082340971359
Ig:jurjaniwisatalombok

Reference: http://lombokbulanmadu.com/pura-batu-bolong-lombok-barat.html access on 20 Oct 2017

Minggu, 15 Oktober 2017

Paket Wisata Honeymoon

                     Paket Wisata Honeymoon
Honeymoon adalah salah satu dari rangkaian acara pernikahan. Di zaman seperti sekarang ini, kurang lengkap rasanya sebuah pernikahan jika tidak ada acara Honeymoon setelah acara Akad Nikah atau Janji Suci. Honeymoon biasanya dilakukan di tempat-tempat Terpencil, Exotic dan Romantic.
Lombok yang saat ini menjadi salah satu tujuan utama para wisatawan baik wisatawan asing atau wisatawan lokal memiliki semua kriteria untuk menjadi pilihan tempat Honeymoon yang tidak akan terlupakan. Hamparan Pantai, Sepi dan Hangatnya Pulau-pulau Kecil, Sejuk dan Hujaunya Hutan dengan Air Terjunnya dan Keramahan Masyarakatnya serta Sedapnya Cita Rasa Kuliner Khas Lombok tentu akan membuat Honeymoon wisatawan yang datang ke Lombok akan sangat berkesan.
Oleh karena itu, kami dari Jurjani Lombok Tourism Information (Dong Ayok Liburan Di Lombok) menawarkan Paket Wisata Honeymoon untuk para wisatawan. Berikut Paket Wisata Honeymoon Yang Kami Tawarkan:
     Paket Wisata Honeymoon 3 Hari – 2 Malam
Hari 01 : Jemput Bandara – Check in Hotel (Lunch/Dinner)
Pick Up Airport International Praya Lombok
Kunjungi Desa Sukarara pusat Kain Tenun Khas Lombok
Kunjungi Dusun ENDE Rumah Asli Suku Sasak Lombok
Makan Siang di Hotel Melati Kuta Lombok
Menikmati Panti Kuta,Pantai Seger , Bukit Marise  dan Tanjung Aan Lombok
Makan Malam di Yessy Restaurant Restaurant
Selesai Makan Malam langsung Check in Hotel
Free Program
Hari 02 : Gili Trawangan Tour – Sunset Bukit Malibu (B/L/D)
Pick up di hotel setelah sarapan pagi menuju teluk nare.
Menyebrang dari Pelabuhan Teluk Nare dengan menggunakan speed boat ke Gili Trawangan
Snorkeling Activities di Gili Trawangan.
Makan Siang di Juku Marley Restaurant
Kembali dari Gili Trawangan dan menikmati sunset dari bukit Malibu
Kembali ke hotel prepare untuk Romantic Dinner di Furama Restaurant (Lokasi Pinggir Pantai Senggigi)
Selesai makan malam drop ke hotel dan acara bebas.

Hari 03 : City Tour – Drop to  Praya Airport
Pick Up Hotel
Mengunjungi Masjid Islamic Cente Mataram
Shoping Tour (pusat oleh-oleh khas Lombok seperti kaos lombok,dodol nangka,madu susu kuda liar dan mutiara air laut Lombok)
Makan Siang di Mimi Asri Restaurant Mataram
Selesai makan malam langsung menuju Airport, program selesai dengan kenang-kenangan yang tidak terlupakan di Lombok

    Paket Wisata Honeymoon 4 Hari – 3 Malam
Hari 01 : Jemput Bandara – Sasak Tour -  Check in Hotel ( Lunch/Dinner )
Pick Up Airport International Praya Lombok
Kunjungi Desa Sukarara Pusat Kain Tenun Khas Lombok
Kunjungi Dusun ENDE Rumah Asli Suku Sasak Lombok
Makan Siang di Hotel Melati Kuta Lombok
Menikmati Panti Kuta, Bukit Marise dan Tanjung Aan Lombok
Makan Malam di Sate Rembiga.
Selesai Makan Malam langsung Check in Hotel
Free Program

Hari 02 : Gili NADA (Nanggu-Tangkong-Kedis) Tour Package
Pick up di hotel setelah sarapan pagi menuju Pelabuhan Sekotong.
Menyebrang dari Pelabuhan ke 3 Gili Menggunakan Privat Boat
Snorkeling Activities di Gili Nanggu.
Makan Siang di Gili Tangkong.
Melihat Pulau Cinta Gili Kedis
Kembali dari Gili Kedis Menuju Pelabuhan Sekotong
Kembali ke hotel prepare untuk Romantic Dinner di New Furama yang lokasinya di Pinggir Pantai
Selesai makan malam drop ke hotel dan acara bebas.
Hari 03 :  Air Terjun Benang Stokel & Air Terjun Benang Kelambu Tour Package
Pick Up di Hotel setelah sarapan Pagi Menuju Pintu Masuk Air Terjun di Lombok Tengah
Mengunjungi Air Terjun Benang Stokel
Mengunjungi Air Terjun Benang Kelambu
Makan Siang di Mimi Asri Dengan Menu Makanan Khas Lombok.
Mengunjungi Pusat Oleh-oleh Makanan, Mutiara & Kaos)
Makan Malam di Yessy Restaurant
Kembali ke Hotel Acara Bebas
Hari 04 :  Transfer Out – Bandara
Pick Up Hotel menuju Bandara International Lombok
Selesai makan malam langsung menuju airport, program selesai dengan kenang-kenangan yang tak terlupakan di Lombok
Selain beberpa destinasi yang sudah tersusun menjadi Paket Wisata seperti yang diatas, di Lombok juga ada destinasi yang sangat cocok untuk wisatawan yang akan honeymoon, seperti Pantai Pink, Gili Kondo, Air Terjun Sendang Gile & Tiu Kelep, Pesona Air Terjun Gangga, Sembalun dan masih banyak lagi.
Berminat Honeymoon di Lombok?

Hubungi kami Jurjani Lombok Toursim Information  Kerja Sama dengan Wisata Lombok Tour & Travel  (Dong Ayok Liburan Di Lombok)

Website: https://wisatalomboktourandtravel.com 
Telp/WA: 082340917359
Ig: jurjaniwisatalombok

Kamis, 12 Oktober 2017

Pantai Pink Lombok

Pantai Pink Lombok 
Pantai Tangsi atau lebih dikenal dengan Pantai Pink terletak di desa Sekaroh, kecamatan Jerowaru, kabupaten Lombok Timur. Pantai Pink adalah sebuah destinasi wisatawan yang menarik dan patut untuk dikunjungi karena keunikannya. Pantai ini merupakan salah satu dari tujuh pantai di dunia yang memiliki pasir pantai berwarna pink, Dimana dua Pantai Pink ada di Indonesia yaitu di Nusa Tenggara Barat (Lombok) yang akan ditulis dalam tulisan ini & Nusa Tenggara Timur.
Warna pink pada pasir di Pantai Pink terbentuk karena butir-butir asli warna putih pasir bercampur dengan serpihan karang merah muda. Bias sinar matahari dan terpaan air laut menambah semakin jelas terlihat warna pink pantai tersebut. Pantai ini begitu tenang dan hanya memiliki ombak yang kecil sehingga membuat wisatawan lebih nyaman ketika bermain disana. Keindahan Pantai Pink pun terlihat sempurna dengan hamparan bukit di sekelilingnya. Di sisi kiri ada bukit dengan padang rumput yang luas dan dari bukit inilah pemandangan Pantai Pink terlihat sangat indah. Selain itu, ada juga tanjung yang eksotis di sisi kanan dengan gazebo yang memang disediakan di atasnya, di sebelah kanan juga terdapat bukit yang terkenal dengan bukit cinta karena di bukit ini banyak pasangan yang datang berkunjung.
Letaknya yang tersembunyi dan jauh dari pusat kota membuat pantai ini terjaga keindahannya.  Infrastruktur yang tidak memadai membuat anda harus menempuh perjalanan sekitar 2 jam dari kota Mataram dan ketika anda sampai di sana jangan harap akan menemukan warung atau penginapan. Oleh karena itu, disarankan anda membawa makanan dari kota dan kembali ke kota untuk menginap. Untuk mencapai Pantai Pink, wisatawan dapat melewati rute dari kota Mataram ke Pantai Tanjung Ringgit karena letaknya yang berdekatan. Jalanan yang rusak dan berlubang membuat wisatawan membutuhkan waktu sekitar 2 jam berkendara untuk sampai ke sana. Pintu masuk ke pantai ini, terdapat di 1 km sebelum wisatawan memasuki pantai Tanjung Ringgit, atau sebelum sampai di Pintu masuk pantai Ringgit, akan terlihat di pinggir jalan sebuah rambu yang bertuliskan “PANTAI PINK 50M”.
Akses lain untuk bisa mencapai pantai ini selain melalui jalur darat adalah melalui jalur laut, yaitu wisatawan dapat menempuh akses yang ada di  Tanjung Luar,  Dari pelabuhan kecil ini wisatawan dapat menggunakan perahu nelayan yang  sudah di modifikasi untuk mendukung kepuasan wisatawan, perjalanan menuju melalui jalur ini sekitar 1 jam dan berhenti di beberapa tempat-tempat yang indah yang kini dijadikan destinasi baru ketika berwisata ke Pantai Pink Lombok seperti Pulau Pasir (ketika kembali dari Pantai Pink) karena Pulau Pasir ini hanya terlihat di sore hari ketika air durut, Pantai Pink 2, Gili Petelu (spot senorkeling), Pantai Pink 1 dan juga Pantai Semangkok.
Adapun aktivitas yang bisa dilakukan di Pantai Pink adalah memancing, berenang dan yang menjadi aktivitas pilihan utama adalah senorkeling karena ada bebarapa spot senorkeling yang sangat bagus karena banyak aneka ragam jenis ikan. Selain itu wisatawan juga bisa menjumpai bintang laut ketika bermain di Pulau Pasir.

Jika berminat melihat keindahan Pantai Pink Lombok dan menikmati suasana bermain air disini, anda bisa menghubungi Jurjani Lombok Tourism Information Kerja Sama dengan Wisata Lombok Tour & Travel  (Dong Ayok Liburan Di Lombok)
Website: https://wisatalomboktourandtravel.com 
            Phone/WA : 082340971359
            Ig : jurjaniwisatalombok

Referensi
http://lomboktravelguide.org/tangsi-beach-famous-as-lomboks-pink-beach/ "Tangsi Beach : Famous as Lombok's Pink Beach. Diakses tanggal 12 Oktober 2017.
http://www.dilombok.com/pantai-pink-lombok/77/ 5 Surga Di Pantai Pink Lombok. Diakses tanggal 12 Oktober 2017.
Photo By : @TravellerKaskus @TravellersID @indtravel @baraoutdoor.tk 


Senin, 09 Oktober 2017

Wisata Alam Sesaot



 Wisata Alam Sesaot


Sesaot adalah salah satu Desa yang ada di Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Berbicara tentang Sesaot tentu tidak akan jauh dari kata Hutang Lindung dan Mata Air, karena sesaot adalah objek wisata alam yang memiliki daya Tarik di kedua hal tersebut. Sesaot memiliki hutan lindung seluas  5.000 Hektar dengan Kandungan Air yang sangat banyak sehingga sangat cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati liburan dengan suasana sejuk dan alami.
Sesaot memiliki beberapa spot atau lokasi wisata yang memiliki daya Tarik tersendiri, adapun spot atau lokasi tersebut, antara lain:
1.      Hutang Lindung
Hutan adalah kata yang terkadang menjadi kata yang menakutkan bagi setiap orang, karena biasanya Hutan identic dengan Suasana Sepi dan Binatang Buas, namun Hutan yang ada di Sesaot ini membalikkan fakta diatas, karena Ranumnya Pepohonan serta sejuknya suasana di Hutan ini akan membuat wisatawan yang berkunjung menjadi betah dan ingin berlama-lama berada di Hutan ini. Selain itu, di Hutan ini juga ada beberapa spot untuk mengambil gambar yang dibuat oleh pengelola Wisata Alam Sesaot untuk menarik lebih banyak lagi wisatawan untuk berkunjung. Selain untuk Beriwsata atau Mengambil Gambar, di Hutan ini juga sering diadakan acara-acara social atau acara kemah oleh organisasi-organisasi seperti Pramuka dan Pencinta Alam.
2.      Pemandian Aik Nyet
Anda Ingin Bermain Air Tapi Tidak Bisa Berenang?
Atau, Anda Tidak Menyukai Pantai atau Air Terjun?
Wisata Alam Sesaot adalah jawaban yang tepat. Bermodalkan limpahan mata air yang begitu banyak, di Taman Wisata Alam Sesaot ada tempat Pemandian, yaitu Pemandian Aik Nyet. Aik Nyet berasal dari Bahasa sasak yang berarti Air Dingin, dinamakan Aik Nyet karena air di pemandian ini sangat dingin. Di Pemandian ini segala usia bisa menikmatinya karena tempatnya yang tidak dalam. Dan yang menjadi daya Tarik dari Pemandian Aik Nyet ini adalah terdapat 7 Mata Air yang terus mengalir dari zaman dahulu hingga saat ini.
3.      Bendungan Sesaot
Bendungan di Kawasan Wisata Alam Sesaot ini tidak jauh berbeda dengan bendungan pada umumnya, namun pemandangan yang ada disekitar bendungan ini sangatlah indah karena berda di dalam Hutan. Di tempat ini sangat cocok untuk dijadikan spot untuk hunting untuk para pencinta photography.
4.      Kuliner Sate Bulayak
berwisata ke suatu tempat wisata kayaknya kurang lengkap jika tidak menikmati kuliner di tempat tersebut. Itulah salah satu gaya wisata khususnya wisatawan lokal. Namun, jika berwisata ke wisata alam sesaot janganlah risau akan hal tersebut, karena di tempat wisata ini ada satu makanan khas yaitu Sate Bulayak. Sate Bulayak sebenarnya sama seperti sate-sate yang lain yaitu sate yang terbuat dari daging atau ikan, namun yang menjadi pembedanya adalah teman makannya yang di sebut Bulayak (semacam ketupat yang dibungkus daun Enau berbentuk lonjong) dan juga Bumbu khasnya yang terbuat dari sari santan dengan bumbu-bumbu kuah yang memberi cita rasa tersendiri.
            Gimana anda (wisatawan) bisa sampai di Wisata Alam Sesaot?
            Untuk bisa menuju ke Wisata Alam Sesaot, Anda membutuhkan waktu sekitar  1 jam dari kota mataram dengan menggunakan kendaraan bermotor, mobil atau bus. Semua jenis kendaraan sudah bisa sampai di tempat ini karena akses yang sudah memadai.
            Anda juga bisa menghubungi kami Jurjani Lombok Tourism Information Kerja Sama dengan Wisata Lombok Tour & Travel  (Dong Ayok Liburan di Lombok).
Contact Person: 
Website: https://wisatalomboktourandtravel.com 
Phone & WA: 082340971359
Ig:jurjaniwisatalombok


Minggu, 08 Oktober 2017

Tari Tradisional Peresean

 PERESEAN




Peresean adalah pertarungan antara dua lelaki yang bersenjatakan Tongkat Rotan (Penjalin) dan berperisai Kulit Kerbau yang tebal dan keras (Perisai disebut Ende). Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat suku Sasak, suku asli masyarakat Lombok, Peresean termasuk dalam seni tari daerah Lombok. Petarung dalam Peresean disebut Pepadu dan wasitnya disebut pakembar.
Pada Zaman Dahulu, Peresean digelar untuk melatih ketangkasan suku Sasak dalam mengusir para penjajah. Latar belakang diadakannya Peresean adalah pelampiasan emosional para raja pada masa lampau ketika menang dalam perang, tanding melawan musuh-musuhnya. Selain itu, Peresean juga termasuk media yang digunakan oleh para Pepadu untuk melatih ketangkasan, ketangguhan, dan keberanian dalam bertanding. Konon, Menurut cerita Rakyat Peresean juga dilakukan sebagai upacara memohon hujan bagi suku Sasak di musim kemarau dan seiring dengan perkembangan zaman serta masuk dan berkembangnya Pariwisata di Lombok, Peresean digelar untuk menyambut tamu atau wisatawan yang berkunjung ke Lombok.

Peserta Peresean (Pepadu) tidak dipersiapkan sebelumnya, tetapi peserta diambil dari para penonton, Artinya penonton saling menantang dan salah satu penonton akan kalah kalau kepala/anggotan badan sudah berdarah. Penonton dapat mengajukan diri sebagai peserta Peresean, dan juga peserta dapat dipilih oleh wasit di antara para penonton. Setelah peserta sudah pas, pertarungan dimulai. Wasit pinggir (Pekembar Sedi) mencari pasangan pepadu dari para penonton, sedangkan wasit tengah (Pekembar Teqaq) yang akan memimpin pertandingan. Aturan Peresean adalah para pepadu tidak boleh memukul anggota badan bagian bawah (kaki/paha), para pepadu hanya diperbolehkan memukul anggota badan bagian atas (kepala, pundak, dan punggung). Dalam pertunjukan Peresean, ada musik pengiring untuk menyemangati para pepadu sekaligus sebagai pengiring kedua pepadu menari. Alat musik yang digunakan sebagai pengiring adalah Gong, sepasang kendang, rincik atau simbal, suling dan kanjar. Pepadu memegang tongkat rotan di tangan kanan dan perisai di tangan kiri. Kedua pepadu harus saling serang untuk mendapat nilai tinggi dari para juri. Pepadu akan mendapatkan nilai tertinggi jika bisa memukul kepala lawan. Pemenang dalam Peresean ditentukan dari nilai yang diperoleh dalam 5 ronde atau salah satu pepadu sudah mengibarkan bendera putih karena berdarah. Setelah bertarung, para pepadu bersalaman dan berpelukan, tandanya tidak ada rasa dendam antara kedua pepadu.
          Jika Anda Berminat Untuk Melihat Tari Peresean, Hubungi Kami Jurjani Lombok Tourism Information Kerja Sama dengan Wisata Lombok Tour & Travel  (Dong Ayok Liburan Di Lombok)  
Contact Person:
Website: https://wisatalomboktourandtravel.com 
Phone & WA: 082340971359
Ig:jurjaniwisatalombok

Referensi
  1. "Peresean, Tarung Kejantanan Suku Sasak di Lombok". lombokmagazine.com. Diakses tanggal 8 Oktober 2017.
  2. "Festival Budaya Lombok". lombokwisata.com. Diakses tanggal 8 Oktober 2017.
  3. "Presean, Tarung Derajat Lelaki Sasak". balioutbound.com. Diakses tanggal 8 Oktober 2017.
  4. https://id.wikipedia.org/wiki/Peresean. Diakses tanggal 8 Oktober 2017.

Pariwisata Lombok Setelah Gempa-Bumi

Lombok adalah salah satu pulau yang penuh dengan jutaan keindahan yang ada di bumi ini. Pulau-pulau kecil (Gili) , Pantai , Gunung, Buki...